Senin, 19 Agustus 2013

test

Seorang tahanan Polsek Batu Ceper yang dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kota Tangerang, Minggu (18/8) malam, tewas setelah terjatuh dari tembok setinggi empat meter. Dugaan petugas, tahanan itu terpeleset saat hendak melarikan diri dari dalam Lapas.

Tahanan tersebut diketahui bernama Nurhadi bin Haji Nawing (32), warga Gang Sawo I, RT 02 RW 05, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Dia tewas dengan luka di bagian kepala.

"Saya diinformasikan sekitar pukul 20.00 WIB yang memberi tahu kalau ada warga saya yang ada di dalam LP Pemuda meninggal akibat terjatuh dan kini sudah di Rumah Sakit Umum Tangerang. Begitu saya cek benar itu adalah warga saya dan saya segera memberitahu keluarganya," kata Ketua RT setempat, Abdul Syukur, Senin (19/8).

Pihak keluarga pun terkejut dan segera mendatangi RSUD Tangerang. "Kami dikabarkan bahwa adik saya meninggal karena terjatuh saat hendak melarikan diri," ucap kakak Nurhadi, Naiman Saidi.

Pihaknya menduga almarhum bukan tewas akibat terjauh dari pagar untuk melarikan diri dari LP. Sebab, dia mendapati beberapa bagian tubuh adiknya yang terjerat kasus narkoba ini seperti layaknya orang dipukuli.

"Saya lihat ada luka di bagian kepala, muka bengkak serta mulut mengeluarkan darah, kalau adik saya tewas akibat terjatuh, mungkin kepalanya pecah. Saya curiga kematian adik saya akibat dipukuli," katanya.

"Kalau memang meninggal akibat terjatuh, mungkin memang sudah ajal. Tapi kami akan tetap menanyakan ini," tegasnya.

Naiman menambahkan, adiknya tersandung kasus nakotika pada bulan Juni 2013 lalu dan hingga saat itu dititipkan di LP Pemuda karena kasusnya masih dalam proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Sementara itu, Kalapas Pemuda Tangerang, Sugeng Irawan membantah adanya penganiayaan terhadap Nurhadi. Dia memastikan bahwa Nurhadi tewas karena terjatuh. "Sama sekali tidak benar, bisa dibuktikan" katanya.

Sugeng menjelaskan, bahwa hal tersebut bisa dibuktikan dengan hasil visum. Selain itu pihak kepolisian juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.

"Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB, saat semua penghuni akan masuk ke sel. Dia pamit sebentar ke koperasi, tapi ternyata dia malah berusaha kabur dengan memanjat. Sepertinya dia mau melompat dan tidak sampai hingga akhirnya terjatuh, kami sempat membawa korban ke rumah sakit akan tetapi tidak tertolong," tandasnya