Seorang tahanan Polsek Batu Ceper yang dititipkan di Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kota Tangerang, Minggu (18/8) malam, tewas
setelah terjatuh dari tembok setinggi empat meter. Dugaan petugas,
tahanan itu terpeleset saat hendak melarikan diri dari dalam Lapas.
Tahanan
tersebut diketahui bernama Nurhadi bin Haji Nawing (32), warga Gang
Sawo I, RT 02 RW 05, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota
Tangerang. Dia tewas dengan luka di bagian kepala.
"Saya
diinformasikan sekitar pukul 20.00 WIB yang memberi tahu kalau ada warga
saya yang ada di dalam LP Pemuda meninggal akibat terjatuh dan kini
sudah di Rumah Sakit Umum Tangerang. Begitu saya cek benar itu adalah
warga saya dan saya segera memberitahu keluarganya," kata Ketua RT
setempat, Abdul Syukur, Senin (19/8).
Pihak keluarga pun terkejut
dan segera mendatangi RSUD Tangerang. "Kami dikabarkan bahwa adik saya
meninggal karena terjatuh saat hendak melarikan diri," ucap kakak
Nurhadi, Naiman Saidi.
Pihaknya menduga almarhum bukan tewas
akibat terjauh dari pagar untuk melarikan diri dari LP. Sebab, dia
mendapati beberapa bagian tubuh adiknya yang terjerat kasus narkoba ini
seperti layaknya orang dipukuli.
"Saya lihat ada luka di bagian
kepala, muka bengkak serta mulut mengeluarkan darah, kalau adik saya
tewas akibat terjatuh, mungkin kepalanya pecah. Saya curiga kematian
adik saya akibat dipukuli," katanya.
"Kalau memang meninggal akibat terjatuh, mungkin memang sudah ajal. Tapi kami akan tetap menanyakan ini," tegasnya.
Naiman
menambahkan, adiknya tersandung kasus nakotika pada bulan Juni 2013
lalu dan hingga saat itu dititipkan di LP Pemuda karena kasusnya masih
dalam proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.
Sementara
itu, Kalapas Pemuda Tangerang, Sugeng Irawan membantah adanya
penganiayaan terhadap Nurhadi. Dia memastikan bahwa Nurhadi tewas karena
terjatuh. "Sama sekali tidak benar, bisa dibuktikan" katanya.
Sugeng
menjelaskan, bahwa hal tersebut bisa dibuktikan dengan hasil visum.
Selain itu pihak kepolisian juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa
saksi-saksi.
"Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB, saat semua
penghuni akan masuk ke sel. Dia pamit sebentar ke koperasi, tapi
ternyata dia malah berusaha kabur dengan memanjat. Sepertinya dia mau
melompat dan tidak sampai hingga akhirnya terjatuh, kami sempat membawa
korban ke rumah sakit akan tetapi tidak tertolong," tandasnya